MALAM SEPULANG KERJA

 

Pukul 19:00 WIB. Di hari sabtu. Aku membuka smartphone ku. Aku mengetik sebuah pesan. Pesan yang selalu aku kirim ke Dira di hari Sabtu. “Dir, ngopi yuk”. Dira tak pernah menolak ajakan itu. Kali ini, kafe nusantara menjadi pilihanku untuk berlabuh sejenak. Menjadi tempatku melepas penat dari kegilaan seminggu ini. Sesuai Namanya, kafe ini menyediakan menu khas Nusantara. Aku memesan secangkir kopi toraja. Aku duduk di pojok. Menghadap sawah. Ku seruput kopi panas itu. Aromanya yang khas menyengat hidungku.

Setelah tertegum beberapa saat. Pesanan keduaku pun datang. Aku memesan teh kayu aro. Tak lama kemudian terdengar suara Langkah kaki. Bau parfum yang semerbak memenuhi ruangan. Yang ditunggu akhirnya tiba. Dira pun tiba. Pesonanya tak berubah sejak aku mengenalnya di SMA dulu. Tetap cantik nan Anggun.  Dira selalu bercerita tentang kesibukannya sebagai seorang pegawai bank. Aku suka mendengarkannya.

Dira selalu perhatian kepadaku. “apakah kamu sudah makan malam ini?”. Pertanyaan dira yang selalu dia lontarkan padaku saat kita bertemu. Dira tahu aku adalah tipe orang yang suka lupa makan. Sesaat setelah bertanya. Pelayan datang dengan membawa dua piring nasi goreng. Lengkap dengan sendok dan garpu. “ni makanlah, aku tau kamu lupa makan lagi”. Ucap dira kepadaku.

Tiga puluh menit kami makan sambil berbincang. Ditemani Marlboro kretek yang kuhisap dengan syahdu. “Ahhh perasaan ini, ini muncul setiap aku Bersama dira. Perasaan puas yang tak ada duanya”. Pikirku. Saat dira berbicara. Aku menikmati indah wajahnya. Rasanya, ingin kukecup bibir itu.

Perbincangan ini terus memakan waktu, serasa ingin aku tenggelam didalamnya, namun waktu pasti berlalu. Waktu menunjukkan pukul 22:00 WIB. Dira beranjak dari tempat duduknya. Mengusap kepalaku. Dan berpamitan. Dira pulang…

Aku sendirian. Lagi. Di meja ini. Termenung. Berbaur dengan sunyi. Pada kesempatan ini. Pada pertemuan ini. Aku masih tidak berani mengungkapkan perasaanku kepada dira.

Aku, gagal lagi….






Mojokerto, 2023

Komentar