Tahun Baru Itu, Aku Dimana?


        Sepi itu sendiri, sendiri itu tenang. Mungkin beberapa akan setuju, namun banyak juga yang tidak sependapat. Ialah mereka yang memikirkan untuk menghabiskan waktu Bersama mahluk-mahluk lain yang mereka sukai.

Mungkin sudah terlambat untuk membicarakan tahun baru. Tetapi, mengapa tahun baru menjadi hari yang spesial untuk Sebagian orang?

Saat kecil, aku merasa tahun baru adalah hari Dimana kitab isa liburan sekolah, keluarga berkumpul Bersama, pergi liburan ke Pantai, gunung, kebun Binatang, atau tempat wisata lainnya. Namun.. setelah beranjak dewasa aku menyadari. Tahun baru tidak hanya tentang liburan. Tetapi juga tentang kebersamaan.

Menurutku, kenapa pada saat libur tahun baru itu menjadi hari yang spesial untuk Sebagian orang. Mungkin karena saat itu mereka dapat berkumpul dengan orang yang mereka saying. Entah itu teman, pacar, ataupun keluarga. Hal ini tidak bisa kita mengerti saat masih kecil. Karena pikiran kita hanyalah bermain, dan belajar, atau mungkin les piano.

Setelah beranjak dewasa, banyak sekali hal yang membebani pikiran kita. Entah itu pekerjaan, keluarga, atau skripsi yang bahkan belum ditentukan judulnya. Tentunya hari libur menjadi hari Dimana kita dapat beristirahat dengan sejenak melupakan hal-hal itu. Masalahnya, momen seperti itu tidak sering terjadi. Kita bisa menciptakan momen itu. Tentu, terdapat resikonya, kerjaan belom beres, skripsi nunggak, cicilan ini itu, banyak sekali.

Oleh karena itu, event seperti hari raya, atau tahun baru menjadi spesial.

Setelah mendapatkan waktu luang, kita mau apa?. Banyak sekali bentuk kegiatan yang dapat dilakukan.

Ada dari kita yang menghabiskan waktu Bersama keluarga, menonton TV, atau sekedar berbincang. Ada yang berkumpul untuk bakar-bakar. Ada juga yang menghabiskan waktunya di mall, shoping barang-barang terbaru, atau sekedar jalan-jalan. Ada juga yang menghabiskan hari Bersama pacar, mencoba masakan kuliner di café-cafe kekinian, atau menonton film romansa ala barat. Ada yang bermain petasan, bernyanyi Bersama di tempat karaoke, atau menghabiskan waktu untuk dugem  di diskotik. Ada yang diharuskan kerja pada saat hari libur, bahkan hingga larut malam. Ada juga yang hanya tidur-tiduran dan menganggap hari itu sama seperti hari biasanya.

Namun setelah dipikir-pikir. Ini bukan tentang kegiatan apa yang dilakukan saat liburan, tapi dengan siapa kita menghabiskan waktu liburan itu. Banyak momen yang dapat terjadi bersamaan. Ikut bakar-bakar dengan teman seangkatan atau memilih menghabiskan waktu menonton kembang api Bersama keluarga?. Beberapa pilihan itu membuatku bimbang. Aku tidak ignin kehilangan satupun momen itu, entah dengan keluarga, pacar, ataupun teman. Momen itu sangat saying untuk dibuang begitu saja. Tetapi karena keterbatasan kita, kita hanya bisa memilih salah satu, karena hidup adalah pilihan.

Ahhhh… andaikan aku bisa membelah diri. Aku akan menjalani semua momen itu, dan aku tidak akan kehilangan satupun momen dalam hidupku.





Surabaya, 2024

Komentar